Time... time... time...
waktu... waktu... waktu...
Tanpa sadar kau telah berlalu, tanpa meninggalkan bekas apapun. sungguh rugi orang yang telah menyia-nyiakan betapa bermanfaatnya dirimu...
Waktu kalau diibaratkan, lebih berarti dari uang sekalipun, uang bisa dicari, tapi waktu... sedikit saja terlepas, maka ia tak kan bisa kembali, tak kan bisa terganti...
Jelas sekali dalam Al-Qur'an, banyak sekali ayat yang menggunakan sumpah dengan waktu, diantaranya surat al-'ashri, al-dluha, al-lail, al-syamsy... dan banyak lagi yang lainnya... itu artinya, betapa berartinya waktu buat kita.
Tapi kebanyakan orang, tidak sadar akan betapa pentingnya waktu, bahkan tidak sadar akan kehadiran waktu itu sendiri. padahal kita pun tidak tahu, kapan jatah waktu kita akan habis, mungkin hari ini, atau jam ini, atau bahkan mungkin sedetik setelah membaca tulisan ini...
Saudarakau... jangan sis-siakan waktumu... karna semuanya tak kan pernah terulang....
Kamis, 06 Oktober 2011
Sabtu, 13 Agustus 2011
Belajar dari Kesalahan
Manusia diberikan anugrah yang besar oleh ALLAH Swt. berupa jasad dengan bentuk yang sempurna. namun demikian, kesempurnaan bentuk yang dimiliki manusia, tidak lantas menjadikan manusia itu sendiri makhluk yang serba sempurna.
Perlu direnungkan bahwa setiap anggota badan mempunyai potensinya masing-masing. Dan potensi itu, bisa digunakan entah untuk kebaikan atau kejahatan, tergantung dari siapa yang menggunakan potensi tersebut.
Dari ujung rambut hingga ujung kaki, semua mempunyai peran dan kegunaan masing-masing. Dan tidak sedikit orang yang menyalahgunakan peran dan kegunaan yang dimiliki oleh anggota badan tersebut. Maka kita berlindung dan memohon kepada ALLAH Swt. agar kita dapat menggunakan apa yang telah dianugrahkan tersebut untuk kebaikan....
Sedikit kebaikan, akan berimbas baik pula bagi kita. Sedikit kesalahan dan keburukan, akan juga berimbas buruk bagi kita. Dan sudah jelas bahwa manusia, tidak selamanya benar, kadang ada salah dan lupanya.
Nah... jikalau kita melakukan sebuah kesalahan, maka tugas pertama yang harus dilakukan adalah, kita menyadari bahwa kita telah malakukan kesalahan. Selanjutnya, dengan penuh tanggung jawab kita perbaiki kesalahan yang telah dilakukan. dan terakhir, jadikan kesalahan itu sebagai 'ibroh atau pelajaran, sehingga kita tidak akan terjerumus ke dalam kesalahan yang sama.
Menurut pepatah, tiada gading yang tak retak. Betul, tapi kita bukan gading, kita adalah manusia, yang dibekali akal agar kita berusah sebaik-baiknya dan memperbaiki setiap kesalahan yang pernah dilakukan....
Dan ingatlah, kesalahan bukan sebuah akhir, tapi sebuah proses menuju sesuatu yang lebih baik....
Perlu direnungkan bahwa setiap anggota badan mempunyai potensinya masing-masing. Dan potensi itu, bisa digunakan entah untuk kebaikan atau kejahatan, tergantung dari siapa yang menggunakan potensi tersebut.
Dari ujung rambut hingga ujung kaki, semua mempunyai peran dan kegunaan masing-masing. Dan tidak sedikit orang yang menyalahgunakan peran dan kegunaan yang dimiliki oleh anggota badan tersebut. Maka kita berlindung dan memohon kepada ALLAH Swt. agar kita dapat menggunakan apa yang telah dianugrahkan tersebut untuk kebaikan....
Sedikit kebaikan, akan berimbas baik pula bagi kita. Sedikit kesalahan dan keburukan, akan juga berimbas buruk bagi kita. Dan sudah jelas bahwa manusia, tidak selamanya benar, kadang ada salah dan lupanya.
Nah... jikalau kita melakukan sebuah kesalahan, maka tugas pertama yang harus dilakukan adalah, kita menyadari bahwa kita telah malakukan kesalahan. Selanjutnya, dengan penuh tanggung jawab kita perbaiki kesalahan yang telah dilakukan. dan terakhir, jadikan kesalahan itu sebagai 'ibroh atau pelajaran, sehingga kita tidak akan terjerumus ke dalam kesalahan yang sama.
Menurut pepatah, tiada gading yang tak retak. Betul, tapi kita bukan gading, kita adalah manusia, yang dibekali akal agar kita berusah sebaik-baiknya dan memperbaiki setiap kesalahan yang pernah dilakukan....
Dan ingatlah, kesalahan bukan sebuah akhir, tapi sebuah proses menuju sesuatu yang lebih baik....
Langganan:
Postingan (Atom)
